RESUME MATERI 1 PENGANTAR BIOLOGI MOLEKULER
Nama :
Cindy Farera Claudia
NPM :
21025010226
Kelas :
C025
Mata Kuliah :
Biologi Molukuler
RESUME
MATERI I
PENGANTAR
BIOLOGI MOLEKULER
William
Astbury mengemukakan biologi molekuler pada 1945. Biologi molekuler merupakan
cabang ilmu pengetahuan dalam mempelajari Fungsi dan organisasi organis- me
serta kontribusi dalam biokimia. Biologi molekuler memiliki peran pada
kehidupan pa- datingkat dasar. Albert et al., (2014) juga berpendapat bahwa
biologi molekuler merupa- kan cabang ilmu biologi yang mempelajari molekuler
dasar dari aktivitas dalam dan amara sel yang meliputi sintesis, modifikasi,
mekanisme, serta interaksi molekulernya. Kajian utama biologi molekuler yaitu
makromolekul hayati (DNA dan RNA), aplikasi rekayasa genetik, serta ekspresi
informasi hayati (replikasi, transkripsi, dan translasi).
Sejarah
dan perkembangan biologi molekuler:
· Antoni
Van Leeuwenhoek (1632-1723) membuat mikroskop juga menjadi orang pertama. yang
melihat sel tunggal.
· Robert
Hooke (1635-1703) melihat rongga kosong pada jaringan gabus tumbuhan.
· Robert
Brown (1773-1858) mengamati nukleus tanaman anggrek.
· Mathhias
Jacob Schleiden (1804-1881) mengamati semua tanaman dari sel. Theodor Schwann
(1810-1882) mengamati hewan terdiri dari sel.
· Rudolf
Virchow (1821-1902) berpendapat bahwa semua sel berasal dari sel sebelumnya.
Teori
sel dapat diterima luas pada abad 19 dengan dasar biologi yang telah ada. Gregor
Mendel menemukan hukum dasar pewarisan pada 1865, lalu pada tahun 1900 kesimpulan
ilmu diterima. 16 dari 20 asam amino standar penyusun protein ditemukan pada
1900. Ahli biologi memahami hubungan hukum Mendel dengan pembelahan sel dengan
adanya persatuan sperma dan sel telur, lalu disusul dengan pengetahuan proses mitosis
dan meiosis. Tahun 1975 teknik baru telah ditemukan untuk mempermudah isolasi
segmen DNA dan memurnikannya dalam jumlah besar.
Kaitan
Biologi Molekuler :
a.) Histologi
(struktur jaringan detail)
b.) Sitologi
(sel)
c.) Anatomi
(struktur dan organisasi makhluk hidup)
d.) Embriologi
(perkembangan embrio dalam Rahim)
e.) Genetika
(pewarisan sifat)
f.) Fisiologi
(fisik dan kimiawi kehidupan)
g.) Evolusi
(perubahan makhluk hidup dalam jangka waktu yang lama)
Bidang
biologi semakin banyak memfokuskan pada molekul, baik secara langsung atau
interaksi molekuler dan tidak langsung seperti genetika populasi. Jannan mal
(2021) ber- pendapat bahwa perkembangan metode biologi molekuler dalam mendapat
variasi genetik dengan karakteristik tertentu berkembang dengan cepat. Teknik
biologi molekuler diama- ranya yaitu DNA sekuensing, PCR, isolasi DNA dan RNA,
elektroforesis, serta ELISA. Tek- nik tersebut untuk mendapatkan vaksin,
penemuan obat, pendeteksi penyakit, dan men. dapatkan tanaman transgenic
Refrensi:
Albert,
B., Johnson, A., Lewis, J., Morgan, D., Raff, M., Roberts, K., and Walter, P. 2014.
Molecular Biology of the Cell. New York: Garland Science.
Jannah,
M., Sari, N.K., Mushlih, M., Hariri, M.R., Priyam bodo, P., Pratiwi, R. H.,
Priyono, D.S., Rubiyana, Y., Prananingrum, P., Rahayu, D.A., Andriyono, S., and
Awwanah, M. 2021. Metode Biologi Molekuler. Bandung Penerbit Widina Bhakti
Persada.